Budiyanto Soroti Penanganan Masalah Oleh Eksekutif Tidak Terencana, Terukur dan Sistemik

Anggota DPRD Kabupaten Bekasi, Budiyanto.

CIKARANG PUSAT – Budiyanto mengaku siap untuk maju dalam pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Kabupaten Bekasi di Pilkada 2022 mendatang. 

Hal itu menjawab lantaran namanya jadi bahan perbincangan di jagat media sosial yang dijodohkan berpasangan dengan Bupati Eka Supria.

“Saya pernah menduduki berbagai jabatan semasa mengenyam pendidikan tinggi diantaranya Presiden BEM di salah satu fakultas kampus IPB dan lain sebagainya. Sebagai anak bangsa yang oleh alam sudah dididik, dan kelihatannya alam sudah menyiapkan kepada saya, jadi merasa sangat terpanggil betul untuk membenahi Kabupaten Bekasi tercinta ini,” ungkapnya diwawancarai, Senin (22/06/2020)

Menurut dia, ada proses yang cukup panjang untuk menjadi seorang pemimpin (leadership management). Sehingga ketika ada moment yang memenuhi unsur kebutuhan luas dari sisi kita ada pula unsur keinginan lebih dari kepada panggilan jiwa. 

Bahkan dirinya melihat penanganan permasalahan di Kabupaten Bekasi tidak dilakukan secara terencana, terukur dan sistemik yang dilakukan oleh Eksekutif. Padahal, papar dia, untuk menyelesaikan permasalahan yang muncul dibutuhkan perencanaan matang, terukur dan tercapai harus dilakukan secara sistemik.

“Dari tahapan input proses dan output yang dilakukan oleh Eksekutif dalam membuat suatu perencanaan haruslah jelas. Yang disebut sistemik adalah semua proses input dan output harus jelas dalam konteks manajemen itu apa. Sehingga segala permasalahan di Kabupaten Bekasi itu harus mampu diidentifikasi oleh kita sebagai calon pemimpin,” ujar pria yang duduk di Komisi I DPRD Kabupaten Bekasi.

“Kalau kita sudah tau akan permasalahan di Kabupaten Bekasi, maka perlu dilakukan identifikasi atau diagnosis dengan tujuan agar ada obat yang bisa diberikan sebagai penyembuh dari sakit yang dialami selama ini, namun jika itu tidak dilakukan sebuah diagnosis maka jangan pernah bermimpi Kabupaten Bekasi bisa sembuh dari segala permasalahan,” ujar dia lagi.

Budiyanto juga menyoroti soal banyaknya potensi di Kabupaten Bekasi yang belum digarap maksimal oleh pemerintah setempat, salah satunya adalah potensi Sumber Daya Manusia (SDM).

“Seharusnya penduduk Kabupaten Bekasi yang berjumlah lebih dari 3 juta jiwa, sudah menjadi daerah yang matang bahkan lebih maju dari daerah lain,” demikian Budiyanto mengakhiri.

Sebelumnya, Ketua DPD PKS Kabupaten Bekasi, M Nuh mengatakan tidak risih dengan tampilnya Budiyanto yang disandingkan dengan Eka Supria Atmaja yang saat ini menjabat sebagai Bupati Bekasi.

“Saya tidak risih dengan apa yang dilakukan Pak Budiyanto, PKS memberikan kesempatan luas bahkan kebebasan bagi kadernya untuk menunjukan popularitas dan ektabilitas serta kapasitas yang mumpuni di masyarakat,”pungkas dia.(DEJ)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*