CIKARANG PUSAT – Kegiatan pembinaan pengembangan karir kepada 80 PNS eselon III.a oleh Sekretaris Daerah (Sekda) pada Rabu (21/10/2020), ditengarai
untuk mengantisipasi sorotan negatif terkait “carut marut” mutasi dan rotasi di lingkungan Pemkab Bekasi.
Hal itu dikatakan Dewan Pendiri LSM JEKO, Bob HS ketika dimintai tanggapannya oleh Bekasiekspres.com, Kamis (22/10/2020).
Bahkan Bob menyebut kegiatan agenda pengembangan karir kepada pejabat eselon III.a itu hanya lips service. Alasannya, Pemkab Bekasi akan melakukan lelang jabatan untuk posisi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) atau eselon II dalam waktu dekat ini.
“Jika tidak salah, ada 5 kursi jabatan eselon II yang sekarang ini kosong, dan itu belum ditambah 2 jabatan kursi Staf Ahli Bupati. Artinya, kegiatan pembinaan dan pengembangan karir itu untuk hal tersebut,” kata Bob.
Menurutnya, regenerasi dalam jabatan di birokrasi itu harus dan wajib. Karena untuk mewujudkan sistem pemerintahan yang bersih dan berwibawa (good governance) seperti yang diamanatkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN dan Peraturan Menpan RB Nomor 13 Tahun 2014 tentang tata cara pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi secara terbuka.
Namun, kata Bob, siapa-siapa saja pejabat eselon III yang Bakal Calon (Balon) jadi pejabat eselon II sudah terlihat bayangannya. Sebab, masih kata Bob, dari informasi yang berkembang ada beberapa pejabat eselon III yang diarahkan ikut lelang jabatan sebagai pendamping.
“Bagaimana mau good governance, jika mau ikut lelang jabatan diarahkan jadi pendamping,” tutur Bob.
Sebelumnya, Sekda Uju telah menggelar kegiatan pembinaan pengembangan karir tersebut di Gedung BPBD setempat pada Rabu (21/10/2020) kemarin.
“Pembinaan pengembangan karira kepada para pejabat eselon III.a itu bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas kinerja birokrasi pemerintahan,” ungkap Sekda Uju dalam sambutannya.
Menurutnya, PNS yang ditempatkan dalam posisi jabatan dan menjalankan tugas itu harus berdasarkan pada profesionalisme dan kompetensi sesuai kualifikasi bidang ilmu yang dimilikinya.
“Pembinaan dan pengembangan karir kepada eselon III.a ini bertujuan agar para pejabat itu memahami dan mengerti tata cara pengisian JPT atau eselon II secara terbuka di lingkungan instansi pemerintah,” ujar Uju.(TIM)
Leave a Reply