TAMBUN SELATAN – Camat Tambun Selatan, Sofyan Hadi klarifikasi pemberitaan di media tarumanagaranews.online yang berjudul “Pemkab Dan Satpol PP Bekasi Tak Responsif Laporan Kecamatan”.
Menurut dia kutipan “Kan Digaji Ama Rakyat, Kalo Gak Berani Jangan Jadi Pemimpin!, terkesan mengadu domba antara dirinya dengan Pj Bupati Bekasi, Dani Ramdan.
Berita yang tayang pada Rabu (26/07/2023) lalu di media tersebut khususnya isi berita di paragraf ketujuh, papar dia, telah merugikan dirinya selaku Camat Tambun Selatan,
“Di paragraf ketujuh dalam isi berita itu seolah-olah Camat Tambun Selatan yang mengatakannya, padahal sama sekali tidak mengatakan itu. Ditambah lagi berita itu telah tersebar di sejumlah WhatsApp Grup (WAG),” ungkap dia, Selasa (01/08/2023) di kantornya.
Karena tidak merasa mengatakan hal itu, sambung dia, dirinya kemudian menemui si penulis berita untuk klarifikasi. Ia menuturkan telah bertemu dengan si penulis berita (wartawan), dan wartawannya telah meminta maaf kepadanya atas isi berita yang ditulisnya.
“Saya tadi telah meminta klarifikasi kepada wartawan yang menulis berita itu, dan teman wartawan meminta maaf atas hal tersebut,” ujar dia.
Terkait Bangunan Liar (Bangli) yang telah meresahkan di wilayah Kecamatan Tambun Selatan, Sopyan Hadi mengaku sudah dua kali melayangkan surat ke Satpol PP Kabupaten Bekasi.
“Jadi tidak ada namanya saya membangkang ataupun menyalahkan pimpinan saya Pj Bupati Bekasi, Dani Ramdan keterkaitan bangli,” tegas dia.
Sopyan Hadi menjelaskan bahwa persoalan bangli tidak ada dikait-kaitkan ke Pj Bupati Bekasi, namun hanya ke Satpol PP.
Dia berharap agar Sat Pol PP Kabupaten Bekasi segera turun untuk menangani bangli, agar berita sebelumnya tidak berdampak miring dan digoreng.(RUL)
Leave a Reply