BEKASI TIMUR – Calon Wali Kota Bekasi nomor urut 2, Nur Supriyanto akhirnya datang memenuhi undangan klarifikasi Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu), Jum’at (27/4/2018) malam. Proses klarifikasi berjalan tertutup dan berlangsung selama dua jam.
Seusai memberikan keterangan kepada Panwaslu, Nur lanjut menjelaskan kepada awak media, bahwa dia tidak memiliki niat sama sekali untuk hadir ke SD-IT Gammel Akhlaq. “Semua terjadi begitu saja, secara natural,” kata Nur Suproyaanto, Jumat (27/4/2018) malam.
“Sekolah itu kebetulan lokasinya berdampingan dengan Masjid tempat saya Salat Dzuhur. Habis salat, saya duduk-duduk, sebab suasana saat itu memang sedang hujan. Kemudian ada temen saya, yang kebetulan juga orang sekolah itu (tidak tahu apakah dia itu guru, kepala sekolah atau apa) menyapa dan saya diajak oleh beliau ke sekolah, di sana pun saya tidak lama,” ungkap Nur.
Cawalkot yang diusung Partai Gerindra dan PKS itu juga mengaku tidak sama sekali memiliki niat berkampanye, apalagi, sambung Nur, dirinya paham betul soal larangan berkampanye di lingkungan pendidikan.
“Saya datang, salam-salaman. Saya bertanya soal persiapan sekolah menyambut UNBK, wajar kan kalo saya tanya kondisinya seperti apa, kan saya calon Wali Kota jadi mencari tahu adalah hal yang wajar saja. Kemudian pendidikan di sana seperti apa? Itu aja, setelah itu saya keluar. Saya ngga bertujuan untuk kampanye. Niat saya Salat Dzuhur kok,” paparnya.
Nur menegaskan tidak ada satupun tempat yang dilarang dikunjungi oleh pasangan calon. Sejumlah tempat mulai dilarang untuk didatangi apabila tujuannya adalah berkampanye.
“Semua tempat itu boleh, yang ga boleh itu ke masjid kampanye, ke sekolah kampanye. Jadi datang ke sekolah boleh kok,” cetusnya.
Nur sendiri mengaku siap kapan saja apabila kembali diminta datang untuk memeberi keterangan oleh Panwaslu.
“Saya tidak ada masalah jika diminta hadir kembali. Saya taat hukum. Saya juga ingin mencontohkan kepada masyarakat, jika suatu saat saya jadi Wali Kota, taatlah pada hukum,” tuturnya.
Di sisi lain, Panwaslu mengapresiasi kehadiran Nur Supriyanto. Setelah ini, Panwaslu akan melakukan pengkajian internal atas keterangan-keterangan yang diberikan Nur.
“Iya kita apresiasi beliau sudah berkenan hadir memenuhi panggilan kita. Ini akan segera kita kaji, dan akan kita putuskan bagaimana hasilnya nanti,” kata Komisioner Panwaslu Kota Bekasi Bidang Penindakan, Iqbal Alam Islami. (GUN)
Leave a Reply