CIKARANG UTARA – Calon Anggota Legislatif (Caleg) DPR Ri Daerah Pemilihan (Dapil ) VII Jawa Barat meliputi Purwakarta, Karawang, Kabupaten Bekasi, Amien Fauzi mengatakan bahwa sejumlah nama beken yang ikut dalam pertarungan di Dapil VII merupakan sebuah tantangan.
“Saya tidak melihat itu sebagai kekhawatiran, tetapi bagaimana untuk tetap bekerja keras dengan maksimal meraih simpati dan suara yang ada saat ini pada 17 April mendatang,” kata dia yang diwawancarai, Minggu (O7/04/2019).
Untuk kursi DPR RI,kata dia, tiap caleg harus mengumpulkan suara sebanyak 400 ribu. Bahkan dari pengamatan di lapangan, masyarakat sendiri juga dibingungkan dengan berbaurnya Pemilihan Legislatif (Pileg) dengan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.
“Pileg jadi kurang menarik karena berbarengan dengan Pilpres, bahkan pertarungannya pun juga beda,”tuturnya.
Masyarakat sejauh ini,kata dia, masih banyak yang belum paham terutama nama tempat dan nomer urut meski sudah disosialisasikan oleh KPU. Namun, sambung dia, di sini penguatan itu tetap harus diberikan oleh caleg agar dapat menyakinkan masyarakat memilih yang terbaik pada 17 April mendatang.
“Kalau kita nyalon pasti pemikirannya mau menang, tapi kalau cuma mikir kalah ngapain mesti nyalon. Urusan menang nomer 1, tapi kalo kalah ya pasti nomer 2,”bebernya.
Amien mengaku jika dirinya diberi kepercayaan duduk di kursi DPR RI, akan memfokuskan pada isu ketenagakerjaan, pendidikan dan kesehatan di Kabupaten Bekasi dengan memperkuat sinergisitas antara pusat dan daerah.
“Kita ingin mengakselarasikan program pemerintah untuk membangun Kabupaten Bekasi ke depannya. Daerah kita punya segalanya, ada industri, minyak dan gas, masa iyah kita cuma jadi penonton di daerah sendiri, sementara orang lain yang menikmati kekayaan di sini,”demikian Amien Fauzi.(DEJ)
Leave a Reply