CIKARANG PUSAT-Sebanyak 5000 rumah tangga pra sejahtera mendapatkan sambungan jaringan gas bumi dari Kementerian Energy Sumber Daya Mineral (ESDM) sebagai salah satu langkah Proyek Strategis Nasional (PSN) yang dicanangkan.
Pelaksana Tugas (Plt) Bagian Ekonomi pada Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Bekasi, Dikdik Setiadi mengatakan Pemerintah Kabupaten Bekasi mendapatkan quota sambungan jaringan pipa gas bumi untuk rumah tangga.
“Untuk kuota sendiri, Kabupaten Bekasi mendapatkan kuota sebanyak 5000 rumah tangga pra sejahtera,”ungkapnya, Selasa (30/07/2019).
Jelas Dikdik, untuk lokasi akan disurvei dahulu oleh Kementerian ESDM melalui Dirjen Migas. Untuk rumah yang mendapatkan jaringan gas gratis sendiri sasarannya adalah masyarakat yang berpenghasilan rendah sekali di bawah biaya hidup.
Untuk kriteria, papar dia, camat setempat yang akan melakukan verifikasi.
Ia mengukapkan bahwa ada usulan dari Kepala Dinas Lingkungan Hidup agar kompornya juga ditanggung oleh Kementerian ESDM, selain jaringan gas gratis.
“Jika tidak bisa, maka diusulkan konversi kompor yang ada dengan biaya sebesar 35 ribu per rumah. Sedang untuk berapa besaran biaya langganan gasnya per bulan, saya tidak bisa menjawab begitu saja karena harus dilakukan survei dahulu ke masyarakat Kabupaten Bekasi,”kata dia.
Untuk pelaksanaa di lapangan, tambah dia, baru akan direalisasikan di tahun 2020.
“Sekarang baru sebatas survei yang kemudian dilanjutkan sosialisasi, jika sudah ada ada DED-nya baru deh. Untuk wilayah percobaan dari Kementerian sepertinya hanya Tambun Selatan saja,” imbuhnya.(DEJ)
Leave a Reply