Sempat Dikeluhkan Warga, Pengembang PT. TBK Sepakat Perbaiki Jalan dan Saluran Air

POSE BERSAMA: Warga dan tokoh masyarakat berpose bersama usai kesepakatan dengan PT. TBK.

BEKASI SELATAN-Puluhan warga RT. 01 sampai 04 yang berada di lingkup wilayah RW.05 Kelurahan Margajaya, melakukan pertemuan dengan pihak PT. Teguh Bina Karya (PT.TBK) selaku pengembang pembangunan apartemen the MAJ resident yang sedianya akan dibangun di wilayah RW.05 atau tepatnya di bekas lokasi Villa 200. Pertemuan berlangsung di rumah makan Wulan Sari, Jalan Kemakmuran, Margajaya, Bekasi Selatan.

Nampak hadir di dalam pertemuan tersebut, Yogi Kurniawan (anggota komisi I DPRD Kota Bekasi), Kasatpol PP Kota Bekasi Aby Hurairah, Kapolsek Bekasi Selatan Kompol Bambang, Lurah Margajaya, juga Hariyawan Utoyo (perwakilan pihak pengembang) beserta tokoh masyarakat, Sabtu (12/10/2019).

Dalam pertemuan, warga masyarakat RW.05 yang diwakili oleh Kristianto menyampaikan 4 point tuntutan hasil kesepakatan bersama yang ditandatangani oleh ketua RW dan RT untuk PT. TBK selaku pengembang apartemen the MAJ resident.

“Segala bentuk pekerjaan persiapan pembanggunan apartemen MAJ residen dihentikan karena sudah merugikan warga, dan warga meminta pihak pengembang (PT.TBK) untuk mengembalikan kondisi jalan juga saluran air seperti semula,” kata Kris saat menyampaikan salah satu poin tuntutan dari warga RW.05 Kelurahan Margajaya di dalam forum tersebut.

Diungkapkan Kris, hal tersebut dikeluhkan warga sebab dampak pembangunan apartemen the MAJ resident, jalan warga menjadi rusak dan saluran air pembuangan warga menjadi mampet akibat saluran drainase tertimbun puing juga tanah galian.

“Sebelum adanya pekerjaan persiapan pembangunan, kondisi kedua fasilitas warga tersebut dapat berfungsi dengan baik, jalan rapi dan pembuangan air limbah rumah tangga lancar tidak ada masalah,” jelasnya.

Kendati sempat terjadi negoisasi yang cukup alot antara pihak pengembang dari PT. TBK dengan warga masyarakat RW.05, namun akhirnya ditemukan titik terang.

Hariyawan Utoyo, GM project PT. TBK mengatakan, pihaknya telah sepakat dengan warga dan diberikan waktu selama 45 hari untuk menyelesaikan pembangunan saluran air juga jalan warga hingga pintu masuk.

“Satu setengah bulan, kalau progres selesai ya mungkin nanti kita rapat lagi. Senin langsung kita perbaiki semua, jalanan kita perbaiki semua, kasih conblok, semua sudah tidak terganggu,”tukasnya. (RAN)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*