TAMBUN SELATAN-Pemerintah Kabupaten Bekasi menetapkan status tanggap darurat terkait bencana banjir yang terjadi di 20 kecamatan.
Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja saat melakukan pantauan dan evakuasi di Perum Dukuh Bima Desa Lambangsari, Kecamatan Tambun Selatan bersama unsur muspida, Selasa (25/02/2020) mengatakan, penerapan status tanggap darurat lantaran bencana banjir yang terjadi sangat masif.
“Status tanggap darurat ini diberlakukan pada 25 Februari sampai 2 Maret 2020,” ungkap Bupati Eka Supria Atmaja
Dengan adanya status itu,papar Eka, pemerintah daerah akan melakukan upaya secepatnya dalam menanggulangi bencana banjir, termasuk pemberian bantuan yang berkoordinasi dengan dinas terkait dalam rangka memenuhi kebutuhan logistik masyarakat.
Terkait dengan kebutuhan logistik, Eka juga menekankan agar BPBD, Dinas PUPR dan Dinas Sosial saling berkoordinasi agar dapat membantu warga yang terdampak banjir.
Sementara itu, hujan deras yang terjadi sejak dini hari mengakibatkan banjir di sejumlah wilayah Kabupaten Bekasi.
Berdasarkan pantauan pemerintah daerah ada 20 kecamatan yang dilanda banjir, 3 kecamatan di wilayah selatan tidak mengalami banjir karena berada di dataran tinggi.
Untuk kecamatan yang terdampak banjir parah berada di Tambun Selatan, Babelan, Cibitung, Tambun Utara dan Setu.(TIM)
Leave a Reply