Pasca-Beroperasi Kembali, Penumpang Bus Transpatriot Meningkat Signifikan

Suasana penumpang bus Transpatriot Koridor I Terminal Bekasi- Harapan Indah.

BEKASI SELATAN-Diberhentikan sejak bulan Maret lalu pasca pandemi Covid-19, beberapa hari beroperasi di era New Normal bus Transpatriot alami peningkatan jumlah penumpang yang signifikan.

Bus Transpatriot kembali beroperasi melayani masyarakat Kota Bekasi sejak hari Senin (15/06/2020) dengan menerapkan protokol kesehatan untuk para penumpang diantaranya, mewajibkan penggunaan APD (Masker), pengecekan suhu tubuh menggunakan thermo gun, penyemprotan hand sanitizer kepada penumpang, serta pemberlakuan physical distancing hingga mengurangi kapasitas jumlah penumpang hingga 50 persen.

“Pada hari pertama satu trip itu mencapai 8 penumpang sekarang ini sudah 16, tetapi kan ada batasannya. Di waktu tertentu pada jam sibuk terutama sore hari penumpang penuh sampai berdiri, tetapi kita tetap membatasi maksimal 20 penumpang (50 % dari kapasitas bus), tentunya ini akan mengurangi pendapatan kita dengan kondisi seperti ini dan yang pasti nilai subsidinya akan lebih besar,”ucap Dirut Perusahaan Daerah Mitra Patriot (PDMP) TB Hendra Suherman saat ditemui awak media di kantornya, Kamis (18/06/2020).

Menurut dia, saat ini terdapat 29 unit bus Transpatriot yang beroperasi setiap harinya sejak pukul 05.00 pagi dengan batasan waktu head way 15 menit ( jeda waktu keberangkatan bus) yang telah ditentukan.

“Kita per unitnya 6 trip satu hari, kalau dengan posisi sekarang-sekarang ini belum terlalu macet, itu kan head way yang 15 menit tadi jarak tempuhnya yang tadinya kalau kena macet lama sekarang pasti jadi lebih cepat selesai karena jalan memang sepi,” terangnya.

Diungkapkan TB Hendra, saat ini animo masyarakat Kota Bekasi sangat antusias terhadap bus Transpatriot, terbukti ketika tidak beroperasi masyarakat banyak yang menanyakan kapan bus akan kembali jalan.

“Karena kita sudah punya penumpang tetap pengguna Transpatriot, maka sebetulnya kita tinggal mengenjot lagi supaya penumpang pengguna ini terus bertambah, kalau animo masyarakat itu luar biasa,”ujarnya.

Salah seorang pengguna bus warga Bekasi Timur, Darmo (41) mengaku sudah hampir setahun ini ia menjadi penumpang langganan bus Transpatriot dari Terminal Bekasi Timur untuk menuju ke tempat kerjanya di kawasan Cakung, Jakarta Timur.

“Setiap hari kerja, sudah hampir setahun mas. Ya senang bus Transpatriot kembali beroperasi, jadi lebih hemat ongkos dibanding menggunakan angkutan lain,”ujarnya

Meski ada pengurangan kapasitas penumpang bus TransPatriot, Darmo mengatakan tidak ada perubahan tarif pada jurusan bus yang ia tumpangi dari Terminal Bekasi ke Harapan Indah.

“Tarif masih Rp 4000 sekali jalan, sedangkan kalau naik angkutan lain lebih mahal dan lama karena suka berenti di jalan,” pungkasnya. (RAN)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*