BEKASI TIMUR – Komisi IV DPRD Kota Bekasi soroti verifikasi dan validasi data pada masa pra Pendaftaran Penerimaan Siswa Didik Baru (PPDB) Online yang menuai keluhan masyarakat.
“Di pra pendaftaran, verifikasi dan validasi data NIK ini menjadi catatan Komisi IV karena banyaknya masyarakat yang sulit mengakses karena terganjal dengan verifikasi data NIK itu,”ujar Sardi Efendi, Ketua Komisi IV DPRD Kota Bekasi usai rapat evaluasi bersama Disdik setempat di ruang Komisi, Senin (13/07/2020).
Dipaparkannya,selain itu juga diperlukan perbaikan pada sistem titik kordinat (tikor), kemudian soal kesulitan masyarakat yang berada di jalur afirmasi untuk mengupload kartu PKH atau SKTM sehingga tidak tertampung di sekolah negeri. Termasuk sosialisasi PPDB yang kurang maksimal dilakukan Disdik.
“Sosialisasi juga menjadi sorotan Komisi IV karena belum maksimal dan belum optimal, kalaupun Disdik tadi sudah menyampaikan bahwa di masa covid ini sosialisasi tidak bisa mengumpukan masyarakat tapi melalui media sosial,” terangnya.
Kendati begitu Komisi IV menilai, bahwa dari masa pra pendaftaran, pendaftaran, pengumuman sampai hari ini daftar ulang, PPDB Online tahun 2020 di Kota Bekasi telah berjalan lancar.
“Namun dengan catatan yang seperti tadi saya maksud,”jelasnya.
Terkait hal tersebut, Sardi mengatakan, nanti di bulan Januari Komisi IV akan melakukan pembahasan dan pendalaman berkaitan dengan sistim PPDB, kemudian dilanjutkan dengan pembahasan awal draf PPDB pada bulan Februari bersama Disdik,BMPS dan stakeholder pendidikan lainnya.
“Kemudian di bulan Maret pembahasan draf PPDB, Juklak Juknis dan ditandatangani oleh Walikota, April uji coba sistem selama sebulan dan sosialisasinya,”pungkasnya. (RAN)
Leave a Reply