BEKASI SELATAN – Ketua HPK 1957 Kota Bekasi yang juga sebagai Wakil Ketua Himpunan Pengusaha Kosgoro (HPK) 1957 Jawa Barat, H Zainul Miftah berharap siapapun kader yang maju di pencalonan Musda Golkar 2020 nantinya akan dapat menjaga marwah partai bergambar pohon beringin.
Karena dirinya sebagai kader milenial, tentunya ingin memperkuat dan menpersatukan persepsi antara senior-senior di Kota Bekasi untuk mengedepankan Partai Golkar yang berideologi kuat.
“Apa yang disampaikan DPD I bahwa kita memimpin itu harus memiliki kader yang militan. Dalam artian, jangan Partai Golkar dijadikan hanya sebagai landasan ‘perahu’. Tapi harus dijadikan sebagai rumah bersama,” ujarnya kepada awak media, Rabu (22/7/2020).
“Artinya, disaat ada kepentingan bersama, kita lakukan kebersamaan. Tidak hanya kepentingan untuk kita manfaatkan fasilitas tersebut,” terang HZM sapaan akrab Zainul Miftah.
Terkait kabar dirinya akan maju dalam bursa pencalonan Ketua DPD Golkar 2020 di Kota Bekasi, HZM mengaku sudah siap segalanya jika pimpinan DPP mengizinkan dirinya untuk maju.
“Saya siap kapan pun untuk maju.Saya hanya menunggu arahan dan perintah dari ketua DPK Kosgoro 1957 Kota Bekasi,” ujarnya.
Sebelumnya,rencana akan majunya kembali petahana Rahmat Effendi sebagai calon Ketua DPD Partai Golkar Kota Bekasi 2020 mendapatkan respon negatif dari ketua dewan pakar Golkar Agung Laksono.
Menurut dia, perubahan Ketua DPD Golkar Kota Bekasi adalah keniscayaan.Kemudian, bahwa perubahan itu harus dilakukan melalui bingkai demokrasi dan sesuai Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) partai.
“Saya kira hal yang penting dalam musda ini adalah keniscayaan adanya perubahan. Namun perubahan itu harus dalam bingkai demokrasi, sesuai AD/ART tanpa ada perpecahan. Dalam bingkai menjaga keutuhan partai,” katanya dalam siaran tertulis pada Senin (17/07/2020) seperti dilansir dari golkarpedia.com. (RAN)
Leave a Reply