BEKASI TIMUR – Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Pemuda Pembaharu Bangsa (APPB) menggeruduk Kantor Dinas Pendidikan Kota Bekasi.Mereka menyebut dinas tersebut dalam keadaan tidak baik-baik saja.
Puluhan Mahasiswa itu juga mempertanyakan kinerja Dinas Pendidikan (Disdik) yang sudah memasuki masa Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) online 2023.
Koordinator aksi, Fauzi menjelaskan angka kelulusan pada angkatan 2023/2024 menyisakan 9.736 siswa yang disinyalir gagal masuk sekolah negeri di Kota Bekasi.
“Angka kelulusan pada angkatan 2023/2024 tidak sesuai dengan daya tampung. Yang mana masih ada yang belum dipastikan mengenyam dunia pendidikan sebanyak 9.736 siswa,” ungkapnya, Selasa (27/06/2023).
Lebih lanjut Fauzi menyatakan Disdik telah gagap dalam menjalankan tugas dan fungsi sebagai pemerintah yang wajib memperhatikan pendidikan warga dan masyarakat.
“Potensi tindakan “gagap” dan kurang memahami bahwa pendidikan adalah hak setiap warga. Saat dilakukan kroscek di lapangan, ternyata masih banyak yang belum terealisasi kinerjanya dan belum ada solusi untuk masyarakat. Disdik dianggap gagal, di mana telah terjadi kelalaian dalam menggelar PPDB 2023,” tegasnya.
Dirinya mendesak agar Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto untuk evaluasi kinerja Dinas Pendidikan Kota Bekasi dan Ketua Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) online 2023.
“Kami juga menduga Dinas Pendidikan tidak “Becus” dalam mengelola hal tersebut. Berdasarkan Undang-Undang 1945, pasal 31 ayat 1 Tahun 1945 Tentang Kewajiban Warga Negara Mengenyam Dunia Pendidikan. Hal demikian tidak patut dibiarkan, karena perbuatan tersebut sudah melawan hukum seperti yang di atur UU No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional,” tutupnya. (RED)
Leave a Reply