Dilaporkan ke Polisi, Ketua Organda Kota Bekasi: Saya Bukan Tuhan

Ketua Organda Kota Bekasi, Ahmad Juaini.

BEKASI TIMUR-Ketua Organda Kota Bekasi, Ahmad Juaini membeberkan kronologi dirinya dilaporkan ke Polrestro Bekasi Kota oleh JP (30), seorang supir Angkutan Kota (Angkot). Laporan tersebut tertuang dalam surat tanda penerimaan laporan/pengaduan nomor: LP/2468/K/X/2019/SPKT/Restro Bekasi Kota tertanggal 9 Oktober 2019.

Menurut Ahmad Juaini, bermula dari persoalan mobil angkot K.11A yang terkena razia, kemudian dikandangkan oleh Dishub Kota Bekasi karena dianggap sudah memenuhi ketentuan Peraturan daerah (Perda) nomor 5 tahun 2000, terkait mobil angkot yang sudah diatas 15 tahun dianggap tidak laik jalan.

“Tau-tau saya harus bertanggung jawab. Saya jawab, saya bukan dukun. Saya bukan tuhan yang tau urusan orang tanpa ada laporan sebelumnya, karena dia bilang organda harus mengeluarkan mobil hari ini juga. Sekali lagi saya bukan tuhan,”ujarnya saat ditemui awak media Jumat (18/10/2019).

Menurut Juani, penahanan mobil angkot tersebut sudah sesuai prosedur, karena umur mobil sudah lebih dari 15 tahun (tahun 2000), dan surat-surat kelengkapannya juga sudah kedaluarsa (mati pajak).

“Saya bertemu JP ini di Bulak Kapal, dia (JP) sudah mau melewati pagar saya panggil. Kamu ngomong kayak habis minum dan kamu itu enggak punya urusan, yang punya mobil saja pasrah. Yang penting bagaimana caranya mobilnya keluar, nah kamu yang malah ngotot-ngotot. Habis itu saya tinggal pergi,”beber Juaini

“Disitu juga banyak saksinya, enggak ada saya suruh dia pergi atau mengancamnya, mana buktinya. Tidak ada bahasa pengancaman apalagi penganiayaan. Saya colek aja kagak, saya pegang juga enggak, kok bisa ada penganiayaan,”imbuhnya.

Semenjak dirinya dilaporkan pada Rabu (09/10/2019), papar Juaini, hingga kini belum ada pemanggilan dirinya dari kepolisian terkait pelaporan tersebut.

“Saksi saya banyak dan saya belum dipanggil oleh penyidik. Nanti akan saya jelaskan semuanya, dan saksi akan saya bawa ke sana (Kepolisian), karena di tengah orang banyak kok saya ngomongnya,”pungkas Juaini. (RAN)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*