CIKARANG PUSAT – PT Bina Bangun Wibawa Mukti (BBWM) terus berusaha untuk meningkatkan laba perusahaan di tengah menurunnya pasokan gas yang mempengaruhi menurunnya produksi Kilang LPG.
Dalam upaya tersebut BBWM melakukan beberapa kerjasama bisnis, salah satunya dengan ikut ambil bagian dalam pengelolaan Partisipating Interest/PI 10%.
BBWM yang merupakan BUMD Kabupaten Bekasi menjadi sebagai salah satu pemegang saham dari PT Migas Hulu Jabar ONWJ selaku pengelola PI 10% yang mengimplementasi Peraturan Menteri Energi & Sumber Daya Mineral (ESDM) No.37 Tahun 2016 tentang Pengelolaan PI 10%.
Penyertaan saham BBWM di PT Migas Hulu Jabar ONWJ sejak tahun 2017.
Direktur Utama BBWM Prananto Sukodjatmoko dalam keterangan tertulisnya, Selasa (11/07/2023) mengatakan, dengan adanya deviden dari MUJ ONWJ menambah pendapatan dari BBWM di luar pendapatan utama produk Kilang LPG.
“Bertambahnya pendapatan BBWM mempengaruhi laba perusahaan, sehingga dividen ke Pemerintah Kabupaten Bekasi juga mengalami kenaikan,” ulasnya.
Ia menjelaskan penerimaan bagi hasil dari PT Migas Hulu Jabar/MUJ ONWJ dimulai pada tahun 2019. Penerimaan bagi hasil dari MUJ ONWJ dibukukan sebagai pendapatan BBWM.
“Jadi tidak langsung disetorkan ke Pemerintah Kabupaten Bekasi. Setoran ke Pemerintah Kabupaten Bekasi dalam bentuk Dividen/PAD dari laba bersih perusahaan,” ujarnya mengakhiri. (ADV)
Leave a Reply