Strategi Jitu Dinas Lingkungan Hidup Bekasi Raih Adipura 2018

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi, Jumhana Lutfi .

BEKASI SELATAN – Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi menyatakan keyakinannya bisa meraih Adipura 2018. Hal ini tentunya apabila didukung oleh semua elemen masyarakat.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi, Jumhana Lutfi menyebutkan sudah banyak cara yang dilakukan untuk meraih Adipura. Hanya saja, yang lebih penting adalah peran serta masyarakat dalam mengubah mindset tentang kebersihan.

“Pola pikir bahwa kebersihan itu milik bersama. Sehingga, peran ini penting agar tidak ada lagi sampah berceceran di jalanan atau bukan pada tempatnya,” katanya kepada Bekasi Ekspres, Selasa (24/4/2018).

Strategi yang dilakukan diantaranya membuat Peraturan Daerah (Perda) bersama DPRD tentang Keanekaragaman Hayati yang saat ini sedang dalam rancangan (draft), membangun kuantiti bank sampah yang semula 30 menjadi 200 bank sampah yang sudah dibantu dalam hal pembuatan akte notaris, dan mendorong gerakan peduli lingkungan seperti Forbakti, Relawan Adipura Bermartabat, BPKRI, dan Clin Bekasi.

“Rancangan Perda tentang Keanekaragaman Hayati sudah disarankan oleh Wali Kota Bekasi, Perda ini nantinya untuk menjaga dan melindungi keanekaragaman hayati di Kota Bekasi seperti pohon pelindung dan lainnya dari kepunahan yang dirusak oleh pihak yang tidak bertanggung jawab, serta untuk menjaga estetika lingkungan kota,” ucap Lutfi.

Memasuki Tahun Pilkada 2018 ini, ia pun menegaskan telah melayangkan surat ke KPUD yang isinya himbauan larangan keras kepada semua peserta kampanye untuk tidak memasang Alat Peraga Kampanye (APK) di pohon- pohon, baik itu dengan cara dipaku, dikawat, atau dengan cara apapun.

“Pemasangan APK di pohon selain bisa merusak pohon itu sendiri, dapat merusak estetika,” ucapnya.

Selain itu, ia juga mengimbau agar Gerakan Peduli Lingkungan di tingkat RT/RW, Kelurahan, hingga Kecamatan harus lebih ditingkatkan. “Unit Reaksi Cepat di seluruh Kecamatan dalam menyisir sampah di lingkungan harus lebih tanggap, serta warga juga harus bisa memilah sampah di 1.035 bank sampah.” katanya.

Ia mengungkapkan bahwa ada kerjasama yang dilakukan bersama UMKM terkait kerajinan tangan dari daur ulang sampah yang akan launching pada saat HUT Kota Bekasi, lalu rencana membangun BUMD Persampahan di Tahun 2018 ini, dan juga Wisata Air yang akan rampung dan launching pada bulan Maret atau April.

Terakhir, selain menerima masukan untuk diserap, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi tersebut berharap agar Kebersihan menjadi fokus masyarakat agar Kota Bekasi dapat meraih Piala Adipura 2018. “Bersama-sama untuk berprilaku bersih dalam menjaga lingkungan maka Piala Adipura 2018 dapat kita Raih,” tegasnya (GUN/ADV)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*