CIKARANG PUSAT – Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), menargetkan peningkatan pendapatan dari sektok pajak yakni Pajak Bumi Bangunan (PBB) untuk tahun 2019. Hal itu dipaparkan kepala Bidang PBB dan BPHTB Bapenda, Eko Suparyadi.
“Potensi PBB Tahun 2018 saja menyumbang kurang lebih sampai 450 miliar, dan tidak menutup kemungkinan angka pendapatan bisa lebih meningkat di tahun 2019,” kata dia saat diwawancarai.
Menurut Eko, potensi pajak PBB di Kabupaten Bekasi nilainya cukup besar sekali sebagaimana yang pernah disampaikan oleh pimpinan (Kepala Bapenda). Namun, pihaknya masih menemui sejumlah kendala di lapangan dimana tingkat kesadaran dari masyarakat dalam membayar pajak PBB masih rendah. Jadi masyarakat masih ada yang belum sadar akan pentingnya dari PBB yang dipungut oleh pemerintah daerah.
Padahal, kata dia, Pajak Bumi Bangunan yang dipungut setiap tahunnya oleh pemerintah daerah untuk membiayai pembangunan daerah, seharusnya masyarakat langsung membayarnya begitu terima SPPT PBB yang diberikan pemerintah. Begitu pun dengan kalangan pengusahanya kadang juga ada yang sampai nunggak pembayaran PBB-nya.
“Tingkat kesadaran di masyarakat sangat bervariasi sekali, kadang tunggakan pajaknya ada sampai 2 sampai 3 tahun, bahkan malah ada yang sampai tanahnya laku dijual dulu, baru pajaknya di bayar,”kata dia.
Bapenda Kabupaten Bekasi, tambah dia, berupaya agar masyarakat dapat membayar pajak PBB nya dengan tepat waktu. dengan melihat kembali penerbitan tahun 2017, 2018 dimana SPPT PBB dicetak massal di bulan maret, dan di tahun 2019 SPPT PBB bisa dicetak massal di bulan januari.
“Ke depannya kalau bisa sesudah masuk pergantian tahun, SPPT PBB sudah bisa disebar ke masyarakat dan pengusaha. Ada beberapa hal yang dilakukan untuk mempercepat cetak masal SPPT PBB, salah satunya yang pertama adalah dengan melakukan kajian NJOP di tahun sebelumnya, kemudian di tahun berikutnya kita sudah punya gambaran untuk menetapkan NJOP. Kemudian yang kedua adalah dengan mempercepat pelayanan,” pungkas dia.(DEJ)
Leave a Reply