KEDUNGWARINGIN – Masyarakat pengguna jalan terutama pengendara roda dua dan empat mengeluhkan padamnya lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) yang tersebar di berbagai titik, seperti jalan negara mengarah Kedungwaringin dan jalan Kalimalang arah perbatasan Kota Bekasi dan Kabupaten Bekasi tepatnya di wilayah Kelurahan Jatimulya.
Keluhan tersebut dilontarkan oleh Dewa (37), pengendara roda empat yang selalu menggunakan jalan negara akses berangkat dan pulang kerja yang berlokasi di Delta Mas, Cikarang Pusat. Padamnya sejumlah lampu PJU milik Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Kabupaten Bekasi sangat membahayakan pengendara, lantaran kondisi jalan tersebut banyak yang berlubang ditambah lagi gelap.
“Sangat membahayakan sekali bagi kita (pengendara-red), apalagi di tengah kondisi jalan banyak yang rusak dan lampu PJU tidak nyala,” kata dia diwawancarai, Rabu (6/03/2019)
Dirinya heran kenapa PJU yang berada di jalan negara tidak juga dilakukan perbaikan. “Apa harus nunggu korban jatuh dulu terus lampu PJU diperbaiki oleh dinas terkait,” ketus dia.
Dewa pun menyebut lebih dari 10 lampu PJU yang mati di jalan negara arah Kedungwaringin, dampaknya di jalan tersebut gelap gulita sehingga berpotensi kecelakaan dan tindak krimininalitas.
“Potensi Kecelakaan lalu lintas dan tindak kriminalitas sangat tinggi di jalan tersebut,” ujarnya.
Sementara itu, Hasan (35) warga Babelan yang kerap melintasi jalan Kalimalang juga mengeluhkan hal serupa.
“Saya tiap hari lewat jalan ini, tapi lhingga kini ampu PJU nya belum juga diperbaiki,”ungkap dia.
Hasan juga mendesak Plt Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja untuk mengambil tindakan tegas kepada dinas terkait yang terkesan tidak peduli dengan kondisi PJU mati di sejumlah jalan. Ia pun mempertanyakan kemana anggaran perawatan yang tiap tahun digelontorkan melalui APBD.
“Anggaran perbaikan lampu PJU yang dialokasikan melalui APBD dikemanakan oleh dinas?. Padahal alokasi anggaran lampu PJU cukup lumayan, karena padamnya lampu PJU sendiri tidak diketahui penyebabnya, apakah dari bohlamnya atau pirantinya, maka ini harus diusut,” pungkasnya.(DEJ)
Leave a Reply