BEKASI TIMUR – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Bekasi di Pemilu 2019 ini berhasil meraup suara terbanyak. Al hasil, partai berlambang bulan sabit dan padi ini bakalan memimpin lembaga legislatif Kota Bekasi untuk periode 2019-2024, menggantikan posisi PDIP.
Pelantikan para wakil rakyat Kota Bekasi telah dilakukan, dan PKS memiliki 12 kursi diduduki para wakilnya
Ketua DPD (Dewan Pengurus Daerah) PKS Kota Bekasi, Heri Koswara mengatakan, pihaknya akan segera melakukan sinkronisasi antara para anggota legislatif dengan pengurus DPD PKS.
Untuk itu, kata Heri Koswara yang biasa disapa Herkos ini, DPD PKS melaksanakan Rapat Kerja Daerah (Rakerda).
Herkos menjelaskan, Rakerda yang dilakukan di Hotel Merapi Merbabu, Minggu (29/9/2019) tersebut menjadi ajang sinkronisasi pengurus PKS dari tingkat ranting, cabang dan daerah dengan anggota legislatif yang telah duduk di DPRD tingkat II Kota Bekasi, DPRD tingkat I Jawa Barat dan DPR RI.
“Antara pengurus struktural dengan anggota legislatif harus sinkron agar program-program khidmat untuk masyarakat lebih masif dan dapat terlaksana sebaik-baiknya. Buah dari kemenangan ini adalah terwujudnya keadilan dan kesejahteraan masyarakat Kota Bekasi,” ungkapnya.
Harapan besar dari sinkronisasi tersebut, lanjut Heri, nanti di 2024 kepercayaan warga masyarakat Kota Bekasi lebih meningkat, sehingga PKS akan memperoleh suara yang berlipat dari tahun ini.
“Target kami di Pemilu legislatif 2024, suara PKS di Kota Bekasi naik dua kali lipat. Target kami juga adalah bisa menjadi pemenang di pemilihan Wali Kota Bekasi,”ujarnya.
Lanjutnya, untuk mewujudkan cita-cita besar itu, PKS kota Bekasi akan mulai bekerja dari sekarang. Selain itu Rakerda ini juga merupakan ajang evaluasi atas pencapaian perolehan suara di Pemilu 2019.
Seperti diketahui PKS Kota Bekasi menjadi salah satu partai pemenang di Kota Bekasi atas tingginya perolehan suara pada Pemilu Legislatif 2019.
Herkos menguraikan, PKS Kota Bekasi bisa mencapai target 12 kursi di DPRD Kota Bekasi, 3 Anggota DPRD Jabar dan 2 Anggota DPR RI.
“Secara nasional naik dari 8 juta-an ke 11,5 jutaan pemilih,”ungkap Heri Koswara kepada awak media.
Dalam kesempatan tersebut dia juga menyampaikan pesan dari Ketua Majelis Syuro PKS Habib Salim Segaf Al-Jufri, bahwa perolehan suara bukan atas kemampuan orang perorang semata. Faktor penggerak utamanya adalah karena PKS tetap pada arah dan jati diri.
“Kita sandarkan diri pada Allah SWT, lalu Allah mengijabah doa-doa kita. Ini semua bukan karena kehebatan orang per orang. Ini karena kita semua menetapkan musyawarah dalam setiap jenjang yang kita hadapi,”pungkasnya. (RAN)
Leave a Reply