Pelatihan Jurnalistik MOI Sasar Gerakan Pramuka Saka Bhayangkara

PELATIHAN JURNALISTIK: Pramuka Saka Bhayangkara Kwartir Ranting Cibarusah dan Bojongmangu tengah mengikuti pelatihan jurnalistik yang dihelat DPP MOI.

BOJONGMANGU – Dewan Pimpinan Pusat Media Online Indonesia (DPP MOI) helat pelatihan Jurnalistik
kepada Pramuka Saka Bhayangkara Kwartir Ranting Cibarusah dan Bojongmangu di Bumi Perkemahan Karang Kitri, Kecamatan Bojongmangu, Kabupaten Bekasi, Jumat (15/11/2019).

Materi pelatihan jurnalistik disampaikan langsung oleh Direktur Pembinaan dan Organisasi DPP MOI, Doni Ardon.

Materi yang diberikan seputar teknik menulis berita, reportase dan wawancara yang diisi dengan teori serta praktik.

“Materi lain yang saya sampaikam yakni penggunaan smartphone untuk kegiatan foto dan video jurnalistik, teknik dan taktik pembuatan judul berita yang menarik dan cara penulisan teras berita yang atraktif, introduktif, korelatif dan kredibel,” ungkap Doni Ardon di sela-sela kegiatan pelatihan jurnalistik.

Menurutnya, kemampuan dasar dalam teknis penulisan berita sangatlah diperlukan. Karena ketika sudah mengetahui teknik dasar, maka apa yang akan ditulis mengalir dengan sendirinya.

“Dalam teknis dasar penulisan berita ini, tentunya rumus 5W+1H harus dikuasai dengan baik, sehingga berita yang di-publish bisa dipahami. Intinya, fokus kepada tujuan yang akan kita tulis,” beber dia.

Doni Ardon pun berharap kepada adik-adik Pramuka Saka Bhayangkara Polri untuk terus mengasah kemampuan juarnalistik agar ilmu yang diberikan tidak hilang.

“Untuk bisa menulis berita tidak cukup hanya satu hari pelatihan, namun mesti berkelanjutan dan dibiasakan agar lama-lama menjadi terbiasa,” urainya.

Kanit Humas Polsek Cibarusah, Iptu Sutarto menyebut kemampuan taktik dan teknis penulisan berita sangat penting untuk menunjang aktifitas Pramuka Saka Bhayangkara dalam membantu tugas Polri.

“Pakem-pakem penulisan jurnalistik sangat berkaitan dengan kegiatan kepramukaan, karena Pramuka juga memiliki tanggung jawab untuk membuat siaran pers dan informasi yang positif tentang gerakan pramuka,” jelasnya.

Sutarto menambahkan, sangat penting bagi Pramuka Saka Bhayangkara untuk belajar menulis jurnalistik. Karena sering kali untuk kegiatan-kegiatan tertentu, Pramuka diminta untuk membuat laporannya.

“Jadi kita harus tahu pakem-pakem jurnalistik, penyusunan redaksional dan tata bahasa yang mudah dipahami,” ujar Sutarto.

Salah satu peserta pelatihan Teknik Jurnalistik, Hasan mengaku pelatihan jurnalistik ini bukan kali pertama digelar kepolisian dengan pemateri dari MOI.

“Kak Doni, waktu pelatihan-pelatihan sebelumnya masih sebagai Ketua MOI di Bekasi, lalu menjadi pengurus Jawa Barat dan sekarang sudah duduk di DPP. hebat yah , tapi kita percaya, kak Doni memang fasih ilmu jurnalistiknya,” terang Hasan.

Dia dan anggota pramuka lainnya terlihat sangat bersemangat saat mengikuti kegiatan pelatihan jurnalistik Sejumlah materi yang disampaikan nara sumber diikuti dengan serius dan tertib. (TIM)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*