Hadapi Iklim Usaha, Disperin Beri Pelatihan ke Pelaku IKM dan BUMDes

FOTO BERSAMA: Kepala Dinas Perindustrian Kabupaten Bekasi didampingi Kasie Wasdal Disperin, foto bersama dengan sejumlah narasumber di Grand Cikarang Hotel.

CIKARANG UTARA-Dinas Perindustrian (Disperin) Kabupaten Bekasi kembali mengadakan sosialisasi. Kali ini sosialisasi mengangkat tema ‘Pelatihan Pertumbuhan Iklim Usaha Bagi IKM’ dengan jumlah peserta sebanyak 78 orang, di antaranya 48 orang dari Asosiasi Industri Kecil Menengah (IKM) khususnya dari program WUB makanan dan minuman, dan 30 orang dari Badan Usaha Milik Desa (BUMDes)

Kepala Seksi Wasdal Disperin Kabupate Bekasi, Puji Nugraha mengatakan, kegiatan yang dihelat sesuai yang diarahkan Bupati Bekasi agar pada tahun 2019 untuk lebih memperbanyak memberikan pelatihan-pelatihan dengan sasaran BUMDes. 

“Mereka (BUMDes) memang punya anggaran, sedangkan IKM yang sudah mendapat pelatihan, ada yang jadi ada juga yang tidak, karena hal itu berkaitan dengan permodalan,”ungkap dia yang diwawancarai di Grand Cikarang Hotel, Senin (18/11/2019).

Puji menambahkan, keberadaan BUMDes bisa lebih survive ketimbang IKM.

Guna meningkatkan daya saing di jaman serba digital ini, papar dia, untuk program pembinaan IKM melalui smart diharapkan ada peningkatan yang lebih dalam menghadapi Revolusi Industri 4.0 (Four Point Zero). 

“Pembicaranya berasal dari Kementrian Perindustrian melalui Dirjen Kemasan.Sedangkan dari Bank BjB terkait permodalan,lalu ada martel global data,”kata dia.

Alasan Disperin menyasar BUMDes, sambung Puji, sebagaimana arahan Bupati Bekasi dalam rapat dinas dengan semua perangkat daerah.Bupati mengarahkan supaya peserta pelatihan mulai mengikutsertakan dari BUMDes.

BUMDes, kata dia, saat ini harus mempunyai mainseat untuk menciptakan inovasi kegiatan padat karya. Sehingga BUMDes diarahkan untuk lebih berinovatif, lantaran anggaran dana desa cukup banyak dan tidak cuma terfokus bikin gapura desa atau kegiatan infrastruktur. 

“Kalau bisa BUMDes mampu mendorong peningkatan perekonomian di masyarakat setempat, dengan menciptakan inovasi terbaru melalui kegiatan yang berkaitan pengembangan potensi,”tutup dia.(DEJ)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*