Program TJSL, PT BBWM Bedah Rumah Janda Empat Anak

Perwakilan PT BBWM serah terima rumah yang sudah direnovasi kepada Ibu Siti Zubaidah.

Kondisi rumah Ibu Siti Zubaidah yang tidak layak huni sebelum dibedah oleh PT BBWM.
BABELAN – PT Bina Bangun Wibawa Mukti (Perseroda) melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) kembali melaksanakan program perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) bagi warga kurang mampu di Kabupaten Bekasi.

Tahun ini, bantuan diberikan kepada Siti Zubaidah (41), warga Ujung Harapan, Kelurahan Bahagia, Kecamatan Babelan, yang merupakan seorang janda dengan empat anak.

Siti Zubaidah bersama anak-anaknya tinggal di rumah dengan kondisi yang sangat memprihatinkan. Atap rumah rusak, kayu dan tembok yang lapuk serta lantai yang sudah tidak layak huni. Sejak ditinggal suaminya, Siti menghidupi keluarganya dengan bekerja serabutan sembari mengurus rumah tangga.

“Kami sering khawatir saat kondisi hujan dan angin kencang, karena atap rumah sudah rusak dan dinding mulai rapuh. Saya tidak mempunyai biaya untuk memperbaikinya.” ujar Siti dengan mata berkaca-kaca, Jumat (19/04/2025).

Siti juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada PT BBWM yang telah memperbaiki rumahnya.

Lurah Bahagia, Kecamatan Babelan, Khoirul Anwar juga mengucapkan terima kasih kepada PT. BBWM atas bantuannya memperbaiki rumah warga yang tidak layak huni di wilayahnya.

“Saya sangat berterima kasih atas bantuan PT. BBWM memperbaiki rumah Ibu Siti Zubaedah,” ungkap Lurah Anwar.

“Sebetulnya rumah ini sudah kami ajukan untuk mendapatkan bantuan perbaikan rutilahu ke Pemerintah Kabupaten Bekasi, akan tetapi karena kondisi rumah Ibu Siti Zubaedah sangat membutuhkan perbaikan segera demi menjaga keselamatan penghuninya, maka saya berinisiatif untuk mangajukan permohonan bantuan ke PT. BBWM, dan Alhamdulillah PT. BBWM merespon dengan cepat permohonan saya,” ungkap Lurah Anwar menambahkan.

Prananto Sukodjatmoko selaku Direktur Utama PT BBWM menyampaikan, melalui program Rutilahu yang menjadi agenda tahunan PT Bina Bangun Wibawa Mukti (Perseroda), maka kini rumah Ibu Siti Zubaidah kini telah direnovasi menjadi hunian yang lebih aman dan layak.

Prananto menjelaskan program ini juga merupakan bentuk dukungan perusahaan terhadap prioritas Pemerintah Kabupaten Bekasi dalam penyediaan hunian yang layak, terjangkau, dan aman bagi masyarakat berpenghasilan rendah atau kurang mampu.

“Kami berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat. Bukan hanya sebagai pelaku usaha, tetapi juga sebagai mitra pembangunan yang aktif memberikan kontribusi sosial,” ujar Prananto.

“Dan program perbaikan rumah tidak layak huni ini juga selaras dengan arahan Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang agar BBWM ikut membantu menangani persoalan sosial masyarakat Bekasi,” ujar Prananto lagi.

Prananto pun menyebut proses pemilihan peneriman manfaat dilakukan melalui koordinasi dengan perangkat RT, RW, desa/ kelurahan dan kecamatan untuk memastikan bantuan tepat sasaran.

Program ini, papar Prananto, diharapkan tidak hanya memperbaiki kondisi fisik rumah, tetapi juga memberikan harapan baru bagi keluarga penerima untuk menjalani hidup yang lebih baik. Pemerintah Kabupaten Bekasi mengapresiasi kolaborasi ini, dan berharap lebih banyak pihak swasta yang ikut berperan dalam program penyediaan rumah layak huni.

“Dengan adanya sinergi antara sektor swasta dan pemerintah, program-program serupa diharapkan dapat menjangkau lebih banyak warga yang membutuhkan, dan juga mempercepat tercapainya target hunian yang layak bagi seluruh masyarakat, khususnya masyarakat di Kabupaten Bekasi,” demikian Prananto mengakhiri.(RED)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*